Rekor Muri 2008 - Penemu Metode Matematika Akhlaq Pertama dan Satu2nya di Indonesia
Rumah Akal
Pelangi Mizan

Islamic Math Club, Malang, Indonesia

"Don't take your brain to heaven. 
Heaven knows we need them here".

Program pendidikan akhlaq pilihan keluarga Muslim di Indonesia!
"Cinta Quran Tanpa Nyantri!"

Cara
baru dan spektakuler mengkomunikasikan akhlaq yang menyenangkan bagi siswa / siswi SD - SMP (tanpa nasihat yang menggurui, tanpa stress!)

---------------------
            "Catatan Pinggir"-nya Gus Bekti: SAMSUDIN DAN MENTRI AGAMA, (Menggagas Pendidikan Agama Islam di Ruang Kelas),belajar agama Islam tanpa stress! Baca selengkapnya
---------------------


In the name of God, Most Gracious, Most Merciful
Dengan Nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang



Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Bapak/ibu yang budiman,

Saya Ana Hermawan, Ketua Islamic Math Club...


Kita tau bahwa mendidik akhlaq pada anak, ibarat menulis di atas kertas. Tetapi mendidik akhlaq mereka ketika dewasa, ibarat menulis di atas air!


Dan sebagian besar orangtua setuju bahwa:


Anak merupakan cerminan orangtuanya!

Jika kita menginginkan anak kita menjadi anak yang baik, maka kita harus menjadi lebih baik terlebih dahulu!


Jika kita ingin anak kita menjadi anak hebat, maka kita harus menjadi hebat terlebih dahulu!


Salah satu hal terbaik dan terhebat yang dapat kita lakukan adalah menanamkan nilai-nilai moral (akhlaq) dan mendorong perkembangan moral anak-anak kita agar bergerak kearah yang baik, yang dilakukan dengan kasih sayang dan lemah lembut!


Lihatlah, anak-anak kami ini menjadi hebat karena orangtua dan guru mereka juga orang hebat! Anak-anak ini sudah terbiasa diskusi, musyawarah untuk mufakat dan menghargai pendapat teman dalam menerbitkan Koran Mini AKUTAU!


-----------------------------
Wow...keren! Siswa siswi IMC kelas 4, 5, 6 dan 7 sudah bisa menerbitkan koran mini AKUTAU. Koran mini itu berisi tentang sains dan matematika Islam. Ingin tau beritanya? KLIK DISINI


-----------------------------


Sebenarnya, hubungan orangtua dan anak adalah sebuah hubungan yang manis, indah, menyenangkan, dan membuat kita tersenyum saat mengingatnya. Namun, satu hal yang terberat bagi orangtua adalah:


======================================================

Bagaimana cara kita mendidik akhlaqul kharima pada anak-anak secara lebih menyenangkan (tanpa terkesan menggurui, tanpa stress)?


Mampukah kita mengkomunikasikan nilai-nilai moral Al Quran kepada mereka dengan cara lebih konkrit dan meresap di hati mereka?

======================================================


Anak-anak kita, membutuhkan metode yang tepat untuk membentuk akhlaqnya yang kuat, baik dan benar dijaman keblinger seperti sekarang. Anak-anak kita membutuhkan metode spektakuler yang berbeda dari cara-cara biasa yang ada di sekolah!

Anak-anak kita membutuhkan pendidikan akhlaq (baca: agama Islam) dengan pendekatan yang berbeda dari biasanya. Kita membutuhkan pendidikan akhlaq dengan cara-cara yang LUAR BIASA! Menggunakan Matematika Qurani!

======================================================

Pelajari Matematika Qurani! Meski hanya 10 angka, sesungguhnya kita telah memberikan berjuta makna dan hikmah pada anak kita!

==============================================================

Jadi, jika pendidikan agama Islam (ataupun matematika) masih membuat hidup anak-anak kita tanpa makna & hikmah, sudah saatnya bapak/ibu beralih ke metode pembelajaran agama Islam yang lebih nyata dan menyenangkan!


Dan hal itu hanya bisa ditemukan pada program pendidikan Matematika Qurani! Wallahua'lam.


Ingin tau info anak-anak hebat lainnya di IMC?, klik disini




Gambar 1: Sebagian siswa siswi Matematika Qurani tingkat SD di IMC




Gambar 2: Sebagian siswa siswi kelas Matematika Qurani SMP & SMA

Selain penuh makna & hikmah, belajar mengajar dirancang unik sehingga anak-anak kita atau siapapun yang mempelajarinya bisa mendapatkan banyak khasanah pengetahuan Matematika Qurani dengan cara unik pula (bahkan luar biasa!). Dan sudah pasti, pengetahuan matematika anak-anak kita dapat langsung digunakan di sekolah untuk meningkatkan prestasi belajarnya.




Gambar 3: Matematika Qurani untuk para orangtua & guru serta manula

Kami berharap, siapapun yang tergabung dalam IMC ini suatu saat akan meneriakkan kata yang sama:


I LOVE MY QURAN & MATH...!
(baca: Cinta Quran tanpa Nyantri!)

“Sungguh, orang beriman itu bersikap ramah dan tidak ada kebaikan bagi seorang yang tidak bersikap ramah. Dan sebaik-baik manusia adalah orang yang paling bermanfaat bagi manusia.” (HR. Thabrani dan Daruquthni)

Semoga :-)

Al-haqqu min rabbikum falatakunna minal mumtarin.

Ana Hermawan
(Ketua IMC)

Untuk membantu keberlangsungan aktivitas ISMI, para muhsinin dapat menyalurkan infaqnya ke Bank Mandiri Lawang, Malang No Rekening 14400-123-60472 a.n. Yayasan Tunas Bangsa (YANUBA). Konfirmasikan infaq yang telah anda kirimkan ke 081334207060 Up. ibu Ana Hermawan atau 08123585458 Up. bpk Misbah HS (Ketua Yanuba)

------------------------------
 
bersama kak Ana Hermawan
Kontak 081334207060 untuk keterangan lebih lanjut
------------------------------
Buku peraih penghargaan MURI 2008 dari Mentri Kebudayaan, Jero Wacik! Apa dan bagaimana kaitan antara matematika dan karakter  (akhlaq, budi pekerti) anak atau siswa? Silahkan miliki buku "Matematika Akhlaq, Keajaiban Bahasa Bilangan untuk Mendidik Akhlaq Mulia" di TB Gramedia, Gunung Agung, Kharisma, Salemba dan toko-toko buku lainnya di kota anda di seluruh Indonesia. Penulis: Ir. Bekti Hermawan, Penerbit: Kawan Pustaka tahun 2007. Cetakan: ke 4.
   
------------------------------


Berita Workshop VII MQ di Malang

------------------------------

Berikut, bagi adik-adik yang sudah duduk di bangku SMP, silahkan adik-adik klik contoh-contoh pemecahan soal (pendalaman soal) matematika dengan cara pendekatan Matematika Qurani Tingkat Lanjut (SMP) di bawah ini:





Berita Terbaru IMC

Adakah Engkau Telah Melupakan Kitabmu?
11/1/2012 | Ana Hermawan

Surat dari Nabi Muhammad SAW kepada Biarawan St. Catherine’s Monastery
3/1/2012 | Gus Bekti

12 Nilai Dasar Perdamaian
22/12/2011 | Gus Bekti